IHSG Berakhir di Zona Positif 5 Poin ke 4.522


INILAHCOM, Jakarta – Pada perdagangan Rabu (23/12/2015), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 5,086 poin (0,11%) ke posisi 4.522,654.

Sepanjang perdagangan Rabu, indeks mencapai level tertingginya di 4.522,654 atau menguat 5,086 poin dan mencapai level terendahnya di 4.498,984 atau melemah 18,584 poin.

Sebanyak 142 saham naik, 138 saham turun, 86 saham stagnan dan 197 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Mayoritas indeks saham tak kompak mendukung penguatan IHSG.  Antara lain, indeks saham-saham unggulan LQ45 yang turun 1,048 poin (0,135%) ke angka 778,105; IDX30 turun 0,448 poin (0,110%) ke angka 407,575;

MBX naik 1,162 poin (0,090%) ke angka 1.292,204; DBX naik 1,959 poin (0,294%) ke posisi 668,605; dan dan saham-saham syariah yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) turun 2,352 poin (0,395%) ke angka 593,249.

Nilai transaksi di pasar reguler mencapai  Rp2,6  triliun dan Rp3,5 triliun di pasar negosiasi.

Sementara itu, investor asing mencatatkan pembelian saham seniali Rp2,06 triliun dan penjualan saham senilai Rp2,04 triliun. Alhasil, investor asing mencatatkan penjualan saham bersih (net foreign buy) senilai Rp21,9 miliar. [jin]  

 



Read More : IHSG Berakhir di Zona Positif 5 Poin ke 4.522.



Harga Komoditas Melemah, Bursa Saham Asia Tertekan


Harga komoditas rendah masih membayangi laju bursa saham Asia di awal pekan ini.

Read More : Harga Komoditas Melemah, Bursa Saham Asia Tertekan.



Penetapan RJ Lino Jadi Tersangka Bisa Rusak Iklim Investasi


Dalam situasi ekonomi yang sulit saat ini, pemerintah mestinya bisa memberikan kepastian hukum terhadap investor.

Read More : Penetapan RJ Lino Jadi Tersangka Bisa Rusak Iklim Investasi.



Menko Darmin Tak Bisa Janji Harga BBM Turun


Pertamina masih berkoordinasi dengan Pemerintah soal harga bahan bakar minyak (BBM).

Read More : Menko Darmin Tak Bisa Janji Harga BBM Turun.



Harga Tanah Makin Mahal, Pengembang Sulit Bangun Rumah Murah


Indonesia Property Watch (IPW) khawatir, masalah lahan bisa membuat program sejuta rumah berhenti di tengah jalan bila tidak mendapat perhatian serius.










Read More : Harga Tanah Makin Mahal, Pengembang Sulit Bangun Rumah Murah.



Menhub Jonan Cabut Larangan, Bos Gojek Puji Jokowi


JAKARTA - Bos Go-Jek Nadiem Makarim memuji langkah cepat yang diambil Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam membatalkan keputusan Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan yang melarang ojek maupun taksi berbasis online beroperasi karena tidak memenuhi ketentuan sebagai angkutan umum

"Pengguna Go-Jek yang tercinta, baru...

 

Read More



Read More : Menhub Jonan Cabut Larangan, Bos Gojek Puji Jokowi.



Berikan Pembekalan, Sudirman Said Kunjungi KEK Tanjung Lesung


Tanjung Lesung merupakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang diresmikan operasionalnya oleh Presiden Joko Widodo pada 23 Februari 2015 lalu.

Read More : Berikan Pembekalan, Sudirman Said Kunjungi KEK Tanjung Lesung.